
ISBN vs ISSN: Apa Bedanya?
Dalam dunia penerbitan, dua istilah yang sering muncul adalah ISBN dan ISSN. Keduanya sama-sama berupa nomor identitas resmi, tetapi digunakan untuk jenis publikasi yang berbeda. Banyak penulis dan penerbit pemula sering bingung membedakan keduanya, bahkan tidak jarang salah mengajukan nomor identitas tersebut.
Agar tidak keliru, mari kita bahas secara singkat namun lengkap mengenai perbedaan ISBN dan ISSN serta bagaimana fungsinya dalam dunia penerbitan.
Apa Itu ISBN?
ISBN (International Standard Book Number) adalah nomor identifikasi unik untuk buku.
Nomor ini diberikan pada:
- Buku cetak
- Ebook
- Buku ajar
- Novel
- Antologi
- Buku nonfiksi
- Buku panduan atau modul
ISBN memastikan setiap buku memiliki identitas resmi yang berbeda, bahkan jika judulnya sama.
Fungsi ISBN:
- Menjadi identitas khusus untuk satu judul atau satu edisi buku
- Memudahkan pendataan di perpustakaan dan toko buku
- Syarat untuk distribusi resmi
- Membedakan format buku (cetakan baru, revisi, ukuran berbeda, atau versi digital mendapat ISBN berbeda)
Baca Juga : Penerbitan Buku ISBN
Apa Itu ISSN?
ISSN (International Standard Serial Number) adalah nomor identifikasi untuk terbitan berkala, yaitu publikasi yang diterbitkan secara berulang dan berkesinambungan.
ISSN digunakan untuk:
- Jurnal ilmiah
- Majalah
- Buletin
- Newsletter
- Terbitan berkala online
Jika publikasi tersebut memiliki versi cetak dan versi digital, masing-masing akan memiliki ISSN yang berbeda.
Fungsi ISSN:
- Mengidentifikasi terbitan berkala secara resmi
- Memudahkan pengindeksan jurnal atau majalah
- Digunakan dalam proses akreditasi jurnal
- Membantu perpustakaan dalam pendataan seri yang berkelanjutan
Perbedaan Utama ISBN dan ISSN
Berikut perbandingan yang lebih mudah dipahami:
| Aspek | ISBN | ISSN |
|---|---|---|
| Digunakan untuk | Buku | Terbitan berkala (jurnal, majalah) |
| Bentuk publikasi | Tidak berkelanjutan | Berkelanjutan |
| Jumlah digit | 13 digit (sejak 2007) | 8 digit |
| Penerapan format | Setiap edisi/format buku punya ISBN baru | Setiap versi (cetak/online) punya ISSN berbeda |
| Contoh publikasi | Novel, buku nonfiksi, modul | Jurnal ilmiah, majalah, buletin |
Apakah Buku Perlu ISSN?
Tidak.
Buku hanya membutuhkan ISBN, bukan ISSN.
ISSN hanya untuk publikasi yang diterbitkan berkala dan memiliki volume serta nomor terbitan.
Apakah Jurnal Memerlukan ISBN?
Tidak juga.
Jurnal, majalah, atau buletin tidak memakai ISBN, tetapi wajib memiliki ISSN untuk diakui secara resmi, terutama dalam dunia akademik.
Apa yang Terjadi Jika Salah Menggunakan ISBN atau ISSN?
Kesalahan ini cukup sering terjadi, terutama bagi penulis atau penerbit baru.
Dampaknya bisa berupa:
- Penolakan dari perpustakaan nasional
- Masalah dalam distribusi dan katalog
- Ketidaksesuaian data publikasi
- Kesulitan untuk masuk marketplace resmi
- Gangguan dalam proses akreditasi jurnal
Karena itu penting sekali memahami perbedaan keduanya.
ISBN dan ISSN tampak mirip, tetapi keduanya memiliki fungsi yang sangat berbeda.
ISBN untuk buku, sementara ISSN untuk terbitan berkala seperti jurnal dan majalah. Memahami perbedaan ini membantu penulis, penerbit, dan editor memastikan publikasi mereka memiliki identitas resmi yang tepat dan mudah didata secara internasional. Dengan nomor identitas yang benar, proses distribusi, katalogisasi, hingga pengindeksan akan berlangsung jauh lebih mudah dan profesional.
Untuk informasi lebih lanjut bisa hubungi admin koka tulis, KONSULTASI GRATIS!!!

